''Cerita Di Pagi Hari''
Sabtu, 11 Juli 2009 | | |Pagi yang begitu indah aku lalui terasa menyakitkan hati. pada pukul 5:30 aku tertidur nyenyak entah kenapa aku tiba² bangun dari tempat tidurku.....ehhh aku sadar ternyata tadi aku minpi.Namun kusadar pula ternyata itu bukan mimpi tetapi aku bangun benaran,tak berapa lama kemudian terdengar ada bunyi HP ternyata itu HPku ada SMS masuk.ku coba mendekati HPku lalu aku ambil HPnya trus aku buka ternyata itu CM dari (ERLIN) tuk minta di hubungi...Aduhhhh....pulsaku abis trus aku pikir pagi² gini mana ada jual pulsa.Aku cuekin aja,trus aku lanjut'in tidurku,namun tak berapa lama lagi aku ngecek pulsaku apakah masih bisa tuk melakukan panggilan,ehhhh....ternyata aku masih punya pulsa sedikit dan bisa untuk melakukan panggilan keluar.
Saat itu pulah aku bangun dan mataku mengarah ke jam dan aku melihat jarum jam menunjukan pukul 6:30 aku langsung bangun dan aku langsung menelpon dia (ERLIN) dia pun angkat HPnya dan lansung bertanya ada apa,,,,aku pun bertanya balik ko tanyanya gitu kamu yang CM aku trus aku hubung kamu,kamu malah tanya balik aku ga ngerti apa maksud kamu gitu.??
Aku ga mau pada akhirnya nanti kamu kecewa dan sakit hati..TITIK.
aku pun tanya balik ada apa ini,saya benar-benar ga mengerti maksud kamu...dia(ERLIN) pun kasi jawaban yang jelas '' aku ga mau nanti kamu sakit hati karena aku lebih baik sekarang kamu cari orang yang lebih baik dari aku,aku orangnya ga pantas buat kamu'' Awalnya she.. aku ga terima aku bilang ma dia(ERLIN) napa kamu sampe ngucapin kata-kata kaya gitu ga bisa kah kita bicara baek-baek kalau ada masalah...
Dia (ERLIN) hanya bilang ma aku tonlong jangan ganggu aku lagi aku lagi stres dan mau sendiri dan tida mau di ganggu.
Akun pun mengalah di sini..dan HP ku mati'in..
Dan pada pukul 11:300 aku nelpon dia (ERLIN) ternyata dia (ERLIN) uda di kampus dan dia bicara sambil marah² dan langsung bertanya lagi ada apa lagi kita telpon...aku kan da bilang tolong jangan ganggu aku lagi Titik. Aku hanya bilang ma dia (ERLIN) bisa kah kita bicara baek².Ternyata dia (ERLIN) tetap pada pendiriannya.
Akun pun memili dengan keputusan ku .
Aku kira ini hanya mimpiku yang di dalamnya ada kisah dan dalam kisah ada cerita,namun ini benar benar nyata buat aku,aku pun diam tanpa kata ketika dia(ERLIN) bilang hubungan kita sampai di sini saja (putus) aku pun terima kenyataan ini ,dan di sini aku ga merasa kecewa olehnya atau aku benci ma dia (ERLIN) aku hanya bilang ma dia (ERLIN) makasi selama ini kamu begitu baek dan kamu yang buat aku berubah...kamu memang begitu berarti buat aku..namun itu hanya penyesalan belaka karena kita buka lagi kaya dulu kita uda punya jalan masing-masing sekarang,dan aku harap jangan karena ini kamu menganggap aku musu.
&
